Terbitkan Surat Perintah, Ombudsman Siap Berikan Pelatihan Pembuatan Surat-Menyurat Kepada Stafsus Milenial

105
Mantan Ketua PMII Aminuddin Maruf, diperkenalkan Presiden Joko Widodo sebagai staf khusus di beranda belakang Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11/2019). Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenalkan 7 pemuda-pemudi yang diangkat menjadi staf khusus untuk periode 2019-2024. Tujuh milenial tersebut, dipilih oleh Jokowi dengan berbagai pertimbangan. SP/Joanito De Saojoao.

fokusutama.com- Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Adrianus Meliala mengkritik surat yang dikeluarkan Staf Khusus Milenial Aminuddin Ma’aruf.

Surat yang ditunjukan kepada Dewan Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia menjadi sorotan banyak pihak.

Adrianus menilai bahwa banyak kesalahan dalam surat perintah yang diterbitkan Aminuddin Ma’ruf ini salah satunya adalah penggunaan dasar hukum yang kurang tepat.

Alumni Universitas Indonesia ini mengindikasi bahwa Stafsus Milenial kurang memahami dalam surat-menyurat dan kewenangan sebagai stafsus.

“Ombudsman RI bersedia memberikan pelatihan kepada staf khusus milenial tersebut,” ujar Adrianus lewat keterangan tertulis, Senin, 9 November 2020.

Dosen Kriminolog UI ini mengatakan bahwa kejadian surat perintah ini bukan hal yang pertama dilakukan oleh Stafsus Milenial Jokowi, dia meminta presiden evaluasinya.
“Presiden perlu melakukan evaluasi dan memberikan teguran kepada Saudara Amirudin Ma’ruf selaku Staf Khusus agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar dia.
(Red/FU/Erman)
BAGIKAN

Komentar