Soroti Netralitas ASN, FKMTR Gelar Diskusi

143

fokusutama.com– Forum Komunikasi Mahasiswa Tangerang Raya (FKMTR) menggelar diskusi edukasi politik kepada masyarakat dengan tema “Netralitas ASN Dalam Pilkada Serentak Kota Tangerang Selatan”, melaui Webinar, pada Rabu (04/11/2020).

Kegiatan yang diadakan FKMTR itu menghadirkan pembicara, Bawaslu Kota Tangsel Penangan Pelanggaran Ahmad Jazuli, Komisioner KPU Tangsel M Taufiq MZ, Pengamat Sosial Politik Syurya Muhammad Nur, S.Pd, M.Si, dan Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati.

Dalam diskusinya, Bawaslu mengatakan, ASN perlu menjaga netralitas dalam pemilu. Hal itu penting untuk mencegah digunakannya birokrasi pemerintah sebagai alat politik.

“Mencegah digunakannya birokrasi pemerintah sebagai alat politik agar ASN dan birokrasi pemerintah dapat memberikan pelayanan yang adil dan tidak diskriminatif bagi rakyat,” ujar Bawaslu Kota Tangsel Penangan Pelanggaran Ahmad Jazuli, pada Rabu (04/11/2020).

Jazuli mengatakan, permasalahan netralitas kerap dialami ASN. Ia menjelaskan, permasalahannya yakni dalam pemilu kampanye yang terselubung. Selain itu, kedudukan anggota KORPRI sangat strategis, dan menjadi incaran kekuatan sospol untuk memperoleh/ mempertahankan kekuasaan.

“Pelanggaran ASN bila dilihat dari tahun 2020 pada pemilihan walikota dan wakil walikota Tangsel, ditemukan ada tujuh temuan dan diteruskan delapan. Ada tujuh laporan dan dihentikan enam,” jelasnya.

Di sisi lain, Komisioner KPU Kota Tangsel Taufiq mengatakan, proses kontestasi mulai pendaftaran, penetapan, hingga jadwal dan aturan sudah sesuai koridor yang berlaku. “Semuanya sudah sesuai aturan,” katanya.

Ia juga berharap kepada semua lapisan masyarakat untuk selalu mengawal berjalannya pemilu ini. “Saya berharap kita semua mengawal biar berjalan dengan baik,” ujar Taufiq.

Terkait politik praktis di tubuh ASN, Pengamat Sosial Politik Syurya Muhammad Nur mengatakan, kita sama-sama jaga agar demokrasi berjalan dengan baik. Ia menjelaskan, politik itu cara upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan.

“Kita sama-sama jaga agar demokrasi berjalan baik,” kata Syurya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Perludem Khoirunnisa Nur Agustyati menyampaikan, pilkada hari ini lebih kompleks, tapi harus tetap sehat semuanya. “Sehat secara demokrasi dan jurdil lubernya sehat,” tutupnya.

(Red/FU/Nofa)

BAGIKAN

Komentar