SMA Labschool Jakarta Satu-Satunya Wakil Indonesia dan Asia Tenggara dalam Harvard Model United Nations 2017

1740

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM – Simulasi sidang PBB atau Model United Nations yang diselenggarakan oleh Universitas Harvard kembali digelar. Simulasi sidang PBB yang dikenal dengan nama HMUN (Harvard Model United Nations) ini adalah simulasi sidang PBB yang tertua dan paling bergengsi di dunia yang telah diselenggarakan oleh Harvard University untuk ke-64 kalinya.

Simulasi ini diperankan oleh para pelajar setingkat SMA dari seluruh dunia. Ada tida faktor yang menyebabkan HMUN menarik bagi pelajar dunia. Pertama, HMUN diselenggarakan oleh salah satu universitas paling bergengsi di dunia yakni Universitas Harvard. Kedua, HMUN merupakan model simulasi sidang PBB pertama atau yang paling tertua di dunia. Ketiga, HMUN menjadi ajang bertemunya para pelajar terpilih tingkat dunia untuk mendiskusikan, memperdebatkan, bersidang, mencari solusi dan berdiplomasi tentang isu-isu atau permasalahan global saat ini. Tujuannya untuk melatih dan membangun kemampuan berdiplomasi, bersidang, berdebat, membuat resolusi, tehnik lobi, kepercayaan diri dan tentunya sarat dengan nilai-nilai keberagaman.

HMUN pada tahun ini dilaksanakan dari tanggal 26 – 29 Januari 2017 di Hotel Sheraton dan Hotel Marriot, Boston – Amerika Serikat. Siswa-siswi peserta HMUN berasal dari sekolah-sekolah dari Amerika Serikat dan dari luar Amerika serikat. Jumlah sekolah dari Amerika Serikat terdiri dari 101 sekolah, yang berasal dari 21 negara bagian Amerika Serikat. Sedangkan jumlah sekolah dari luar Amerika Serikat terdiri dari 120 sekolah, yang berasal dari 35 negara. Demikian yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Harvard MUN 2017, Victor J. Kamenker dalam sambutannya di depan para delegasi, Kamis 26 Januari 2017, di Hotel Sheraton, sekitar pukul 18.30 sore waktu Boston, Massachusetts, Amerika Serikat.

Suasana Simulasi Sidang PBB Harvard University
Suasana Simulasi Sidang PBB Harvard University

SMA Labschool Jakarta menjadi satu-satunya sekolah yang mewakili Indonesia, bahkan se-Asia Tenggara, yang mengikuti kegiatan HMUN tahun ini. Keikutsertaan SMA Labschool Jakarta dalam kegiatan HMUN ini merupakan yang ketiga kalinya, dimana jumlah peserta/siswa-siswi SMA Labschool Jakarta yang lolos seleksi semakin bertambah. Pada saat awal keikutsertaan dalam kegiatan HMUN ini, SMA labschool Jakarta mengirimkan sejumlah 12 orang. Kemudian yang kedua, yang berhasil lolos seleksi sejumlah 23 orang. Dan pada tahun 2017 ini, SMA Labschool Jakarta dapat mengirimkan sebanyak 31 orang yang lolos seleksi untuk mengikuti kegiatan HMUN. Sungguh prestasi yang membanggakan bagi sekolah maupun orang tua terhadap putera-puterinya yang lolos untuk mengikuti kegiatan HMUN ini karena mereka akan bertemu dengan siswa/siswi dari sekolah-sekolah sedunia. Adapun negara yang akan diwakili siswa-siswi SMA Labschool Jakarta dalam ajang HMUN kali ini adalah Angola dan Yaman.

Siswa-siswi ini akan tersebar kedalam komite-komite dan badan organisasi PBB, antara lain: World Health Organization; World Trade Organization; United Nations Environment Assembly; Social, Humanitarian, and Cultural Committee; Special session on Terrorism; World Conference on Women; Legal Committee; Disarmament and International Security Committee; Special Political and Decolonization Committee; African Union; United Nations development Programme; World Bank; Security Council.

Siswa-siswi SMA Labschool Jakarta akan bersaing dengan siswa/i lain dari negara: Amerika Serikat, Australia, Austria, Bangladesh, Brazil, Kanada, China, Kolombia, Kosta Rica, Croatia, Dominican Republik, Ecuador, El Savador, Perancis, Jerman, Yunani, Guatemala, Honduras, India, Itali, Kuwait, Lebanon, Nepal, New Zealand, Pakistan, Peru, Puerto Rico, Korea Selatan, St. Mareen, Turki, Uni Emirat Arab, UK, dan Venezuela. Adapun siswa-siswi SMA Labschool Jakarta yang lolos seleksi untuk mengikuti kegiatan HMUN ini adalah :

foto: ist

  1. Syafa Sakina Noer
  2. Andhika Mayangsari
  3. Hanni Hafsari Putri
  4. Diedra Nabila Adriansyah
  5. Carissa Nuryasmin Putri
  6. Jessica Fathin Humairah
  7. Muhammad Syahreza Ishak
  8. Raden Abdullah Dimas
  9. Aurel Nafis Johansyah
  10. Fatia Aisyah
  11. Kamila Nurmafira Kusumaningdyah
  12. Gabriela Zurliana Said
  13. Muhammad Athar Iswandi
  14. Yudhistira Ghifari Adiani
  15. Rayhan Hanif Oetomo
  16. Brigitta Gisbertha Samosir
  17. Salsabila Rizal Tarigan
  18. Satria Mahendra Brunner
  19. Muhammad Edra Adrian Prasetio
  20. Muhammad Saiful Adhim
  21. Mushaffa Huda
  22. Oliver Muhammad Fadhlurrahman
  23. Muthia Fadhila Khairunnisa
  24. Medina Auradanty
  25. Natasya Nabila
  26. Padma Danti Umayi
  27. David Erick Christian
  28. Nashita Indira Susanto
  29. Azzahra Motik Adisuryo
  30. Ariqo Mutiara Hairudin
  31. Laila Azzahra

Dalam ajang Harvard MUN 2017 ini para siswa dibimbing oleh Nuniek Qurniasih (guru Bahasa Inggris) dan Agus Munandar (Guru Pendidikan Kewarganegaraan). Semoga keikutsertaan mereka dalam ajang Harvard MUN kali ini akan membawa nama baik dan harum bangsa Indonesia, dalam kancah simulasi sidang PBB berskala internasional. (ED/CR)

BAGIKAN

Komentar