Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan Minta Lembaganya Dipimpin Oleh Kandidat Terbaik

2789
Ketua Umum Serikat Pekerja BPJS Ketenagakerjaan, Abdurrahman Irsyadi.

FOKUSUTAMA.COM – Nama-nama Calon  Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) telah selesai melakukan tahapan fit and proper test oleh DPR RI, namun secara kelembagaan belum diketahui secara pasti apakah DPR RI sudah mengirimkan secara resmi  hasilnya kepada Presiden Jokowi.

Ditemui di Jakarta Ketua Umum Serikat Pekerja (SP) BPJS Ketenagakerjaan, Abdurahram Irsyadi mengatakan  info yang didapat terkait apakah nama-nama calon direksi sudah di meja presiden ini masih simpang siur. Kondisi seperti ini disinyalir rawan kepentingan dibalik seleksi terbuka Calon Dewan Pengawas dan Direksi BPJS.

SP BPJS Ketenagakerjaan meminta kepada pimpinan DPR RI untuk memberitahukan ke publik tentang hal tersebut, sehingga publik tidak menduga-duga adanya permainan politik. Mengingat agenda negara dan program kerja BPJS banyak yang harus diselesaikan.

Menurut Irsyadi agar memudahkan dalam pemilihan Dewan Direksi, pihaknya menyarankan kepada Panitia Seleksi agar juga melampirkan seluruh hasil seleksi kepada Presiden sehingga memudahkan Presiden  dalam menentukan Direksi BPJS.

“Panitia seleksi mempunyai tugas memberikan rekomendasi dan pertimbangan, namun demikian presiden juga mempunyai hak prerogratif menentukan siapa-siapa yang dianggap bisa bekerja sama dalam bagian pemerintahannya” ujar Irsyadi.

Dikatakannya, sebagai lembaga publik BPJS bertanggung jawab kepada presiden sehingga peranan lembaga ini ikut mensukseskan agenda kesejahteraan dan keadilan sosial bagi warganya. Jadi siapa pun pilihan presiden itu pasti yang terbaik.

Ditegaskan Irsyadi, SP BPJS Ketenagakerjaan menghargai kerja Pansel dan DPR RI yang secara objektif bekerja merekomendasikan orang-orang terbaiknya. “Kami meminta kepada publik untuk menghargai apa pun keputusan Presiden dalam memilih pimpinan/ Direksi BPJS” imbuhnya.

Diungkapkan Irsyadi, seperti halnya BPJS Ketenagakerjaan dalam usianya ke  38 tahun lebih memiliki banyak kualitas kader terbaik yang berasal dari internal BPJS Ketenagakerjaan. ” Sebaiknya Presiden tidak perlu ragu untuk memilih lebih banyak kader internal BPJS  yang ikut dalam seleksi Direksi tersebut” tegasnya.

Irsyadi meyakini  presiden dapat memastikan orang-orang  yang kredibel sehingga mampu mengelola BPJS  agar lebih baik dan lebih maju untuk kesejahteraan rakyat. Pihaknya bersama dengan ribuan karyawan BPJS Ketenagakerjaan siap mengawal institusi dan kepentingan pekerja, pengusaha, dan pemerintah. “Kami percaya Presiden akan memilih dan menempatkan kandidat-kandidat terbaik untuk memimpin BPJS”, ungkap Irsyadi optimis. (MLY)

Komentar