Program PIKR SMA Percik Pentingnya Kesadaran Menata Kehidupan

494

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM – Ada sesuatu yang berbeda dalam aktifitas pembelajaran di SMA Perguruan “Cikini” (Percik) yaitu Program Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR) sebagai bagian dari konten pembelajaran. Ini merupakan komitmen sekolah sebagai respons atas situasi kehidupan para remaja yang kini benar-benar memprihatinkan. Dua contoh di antaranya adalah soal narkoba dan seks bebas yang kian meraja lela. Issue yang beredar bahkan anak usia SMP pun sudah ada yang terkena masalah ini.

Terdorong oleh keinginan membantu pemerintah dalam menanggulangi masalah ini, SMA Percik berupaya mengambil langkah preventif guna mencegah berkembangnya kebiasaan buruk yang berpotensi merusak kesehatan jasmani maupun rohani ini. SMA Percik pro aktif secara rutin memberikan penyuluhan kepada anak-anak remaja di berbagai wilayah Jakarta dan sekitarnya. Pada 4 Pebruari yang lalu misalnya, PIKR SMA Percik bekerja sama dengan pengurus RPTRA Pintu Air kelurahan Pasar Baru mengadakan sosialiasi terkait beberapa hal tentang:

Bahaya HIV/AIDS serta pencegahannya
Bahaya Penyalahgunaan Narkoba
Resiko Pernikahan Dini
Kehidupan Sex Bebas yang berbahaya bagi kehidupan.

Kegiatan ini disampaikan dengan cara dongeng, diskusi, games, lagu, dan gerak. Sosialisasi diikuti oleh Ibu-Ibu PKK, para siswa SD, SMP dan SMA. Acara ini dikemas sedemikian rupa dengan metode yang menarik, di antaranya adalah tugas kelompok dengan materi yang relevan. Materi tugas disesuaikan dengan pokok pembahasan.

PHOTO 2-1

Seorang peserta dari PKK menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat, dan berguna untuk anak-anak dan ibu-ibu. Mereka berharap kegiatan ini menjadi kegiatan rutin di RPTRA Pintu Air Kelurahan Pasar Baru. Menurut ketua PIKR Cempaka SMA Perguruan Cikini Indahyani Nurjayati, kegiatan sosialisasi ini merupakan program kerja di tahun pelajaran 2016-2017 yang bertujuan untuk memperkenalkan PIKR Cempaka SMA Perguruan Cikini dengan segala aktifitasnya dalam membina masyarakat terkait dengan kehidupan. Tujuannya adalah membina generasi yang sehat, cerdas dan terbebas dari hal-hal negatif yang merugikan bahkan merusak kehidupannya kelak.

Ini merupakan tugas berat SMA Percik dalam membantu pemerintah, karena eksistensi bangsa ini dimulai dari bagian yang terkecil yaitu pribadi yang menjadi bagian dari keluarga atau masyarakat, begitu dan seterusnya. “Pribadi pribadi yang sehat, cerdas, kuat dengan ketaqwaan yang baik akan membentuk keluarga yang harmonis. Keluarga harmonis akan melahirkan masyarakat yang berpikir maju. Jika masyarakatnya berpikir maju, niscaya bangsa ini akan berkembang pesat menjadi bangsa yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebaliknya jika bangsa ini terjerumus ke dalam kesesatan, maka kehancuran negara tinggal menghitung hari saja”, demikian dikatakan Drs. Farid Syamsul Bachri, Kepala SMA Perguruan “Cikini”.

PHOTO 3

Apa yang dilakukan oleh SMA Percik layak untuk mendapatkan apresiasi dan perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak. Memang secara intensitas kegiatan ini masih sangat terbatas, namun bukankah sesuatu yang besar tidak akan lahir jika tidak didahului oleh hal-hal kecil?, Bukankah pekerjaan apapun tidak akan kunjung selesai jika tidak dimulai dengan mengerjakannya? Semoga kegiatan ini bisa diikuti oleh berbagai pihak, setidaknya hal ini merupakan upaya nyata untuk turut serta membangun generasi.

BAGIKAN

Komentar