Prihatin, Ethiopia Alami Kekeringan!

39
Ilustrasi

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM – Akhir bulan ini, Ethiopia terkena dampak kekeringan. Hal itu sudah diperingatkan oleh PBB, bahwa Ethiopia akan kehabisan pasokan bantuan pangan darurat bagi 7,8 juta warganya.

Pemerintah Ethiopia dan sejumlah kelompok kemanusiaan telah minta bantuan, tapi para pendonor dikhawatirkan tidak dapat memenuhi mengingat krisis lain di seluruh dunia. Nigeria timur laut, Sudan Selatan, Yaman, dan Somalia mengalami kondisi yang sama, serta PBB menjuluki krisis kemanusiaan terburuk yang dihadapi dunia sejak 1945 pad bulan Maret.

Pemerintah meski baik dalam mengatasi kekeringan tahun-tahun sebelumnya, tapi mereka belum memiliki dana untuk mengatasinya.

Pemerintah telah mengalokasikan tambahan dana sebesar US$ 381 juta selama dua tahun terakhir, namun tidak dapat mempertahankannya untuk tahun ketiga.

Menurut John Aylieff dari World Food Programme PBB, hal tersebut membuat Ethiopia masuk ke dalam situasi ‘mengerikan’. “Kami akan kehabisan makanan secara nasional pada akhir Juni,” kata Aylieff pada 9 Juni lalu.

“Itu berarti 7,8 juta orang yang membutuhkan bantuan pangan di Ethiopia akan melihat bahwa pendistribusian akan terputus tiba-tiba pada akhir Juni.”

Hal serupa juga diungkapkan John Graham dari Save the Children. “Setelah makanan habis, kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Tanpa makanan pokok, Anda akan mengalami masalah kekurangan gizi parah…”

“Anak-anak akan mengalami kekurangan gizi parah, dan di sanalah terjadi situasi yang sangat berbahaya,” ujar Graham. (NC)

SUMBERLiputan6.com
BAGIKAN

Komentar