PN Maros Tolak Banding Bank BRI Atas Kasus Hilangnya Uang Nasabah

942

FOKUSUTAMA.com – Pengadilan Negeri (PN) Maros, menolak gugatan banding yang diajukan oleh Bank BRI Unit Sudiang, Sulawesi Selatan terkait putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) dalam kasus hilangnya dana tabungan seorang nasabah Bank BRI bernama M. Rabbany.

Penolakan permohonan tergugat karena Majelis Hakim juga menilai ada ketidakcocokan keterangan yang diberikan saksi dari pihak Bank BRI, yakni Kepala unit BRI Citra Sudiang terhadap hasil putusan dari BPSK.  Selain itu, dokumen keberatan yang diajukan oleh pihak Bank BRI tidak mengarah kepada objek yang sedang diperkarakan.

Sebelumnya, nasabah M. Rabbany mengajukan kasus hilangnya dana tabungan miliknya kepada BPSK setelah pihak Bank tidak mengindahkan gugatan dirinya untuk mendapatkan ganti rugi sesuai dengan jumlah uang miliknya yang telah hilang, yakni Rp 81 juta lebih.

BPSK kemudian melakukan upaya penyelidikan, dan menemukan fakta bahwa BRI terbukti telah melakukan pembiaran atas kerugian yang dialami nasabahnya. Sehingga pihak Bank BRI bertanggung jawab untuk mengganti kerugian yang telah dialami oleh M. Rabbani sebagai nasabah.

Namun pihak Bank BRI tidak puas dengan dengan putusan tersebut. Pihak Bank BRI akhirnya kembali menempuh jalur hukum dengan melayangkan gugatan balik ke PN Maros.

Direktur Advokasi Lembaga The Indonesia Timur Center, Safwan Al Daraqutnu mengungkapkan, kasus pembiaran yang dilakukan oleh Bank BRI terhadap nasabahnya yang menuntut keadilan, memang sering terjadi.

Dirinya pun menyesalkan sikap acuh yang dilakukan oleh pihak Bank yang tidak mengindahkan keluhan komsumennya, “ Kita tentu sangat sesalkan pihak bank BRI karna kejadian ini sering terjadi dimasyarakat namun tidak ada tindakan perbaikan proteksi keamanan dana nasabah,” terangnya.

“Proses perjuangan nasabah sudah memasuki 7 bulan, namun BRI tak kunjung beritikad baik terhadap nasabahnya,” sambungnya.

Sementara itu, M. Rabbany  berharap pihak Bank BRI mengembalikan dana tabungannya yang raib. Dan mengganti kerugian material yang telah dialaminya sejak adanya kasus ini.

BAGIKAN

Komentar