Peringati Hari Pahlawan, FORMI dan FORMAT Gelar Diskusi Membangun Nasionalisme Dalam Bingkai Kebhinekaan

150

Jakarta,- Forum Mahasiswa Islam Indonesia (FORMI) dan Forum Mahasiswa Untuk Nawa Cita (FORMAT) menggelar Forum Group Discussion (FGD) dengan tema Membangun Nasionalisme Dalam Bingkai Kebhinekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, di Hotel Falatehan, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019).

Pada kegiatan itu, nampak meriah karena dihadiri oleh puluhan mahasiswa dari berbagai universitas di Jakarta. Selain itu turut hadir juga narasumber, Kepala Kesbangpol Jakarta Selatan Dirhamul Nugraha, Dosen Universitas Al Azhar Indonesia Surya Muhammad Nur, dan Kasat Intel Jakarta Selatan Febri Isman Jaya.

Dalam kesempatan itu, Dirhamul menilai, pemuda harus mebangun negara mulai dari lingkungan terdekat. Pemuda yang ada di lingkungan mesti mencerminkan semangat kebhinekaan.

“Adapun anggota Karang Taruna yang bisa mencerminkan dan membangun semangat kebhinekaan,” tutur Dirhamul.

Selain itu, Dosen UAI mengatakan, perbedaan dalam pandangan itu niscaya ada. Namun perbedaan itu memiliki kesamaan satu ideologi yakni Pancasila.

“Perbedaan itu menjadi kekuatan bangsa Indonesia yang mesti dibangun dan dikembangkan,” jelasnya.

Surya juga menyayangkan dengan adanya narasi yang dibangun oleh oknum dengan sebutan radikal dan teroris. “Perlu adanya penyesuaian terhadap satu dengan lainnya tanpa saling menyalahi,” terang Surya.

Sesi akhir, Febri Isman Jaya menyoroti tentang aksi yang sering dilakukan masyarakat saat menyampaikan aspirasi. Ia mengatakan, itu merupakan salah satu metode. Tetapi masih banyak metode lainnya seperti audiensi.

“Audiensi juga merupakan sarana untuk menyampaikan aspirasi,” ucapnya.

Ia menambahkan, salahsatu cara menjaga kebhinekaan pada saat aksi massa adalah dengan cara mengikuti prosedur yang ada serta tidak anarkis.

“Adanya perbedaan itu hal yang wajar, yang penting tidak anarkis,” pungkas Febri.

Komentar