Pengadaan Proyek E-KTP, Setnov Mangkir Sebagai Saksi Persidangan

115
Setya Novanto

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memandang perlu untuk memanggil Setya Novanto untuk hadir sebagai saksi dipersidangan kasus korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

Ketua DPR itu seharusnya hadir sebagai saksi untuk terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong, pada Senin (9/10).

Akan tetapi, Politisi Golkar tidak hadir lantaran melakukan medical check up di rumah sakit.

“Jaksa akan mempertimbangkan lebih lanjut kebutuhan pemeriksaan atau pemanggilan kembali terhadap saksi-saksi yang tak hadir di persidangan,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Senin (9/10).

Febri menjelaskan, keterangan dari Novanto penting untuk didengar dalam persidangan. Diduga kuat Ia mengetahui keterlibatan terdakwa Andi dalam proyek e-KTP.

“Saksi kan penting keterangannya didengar karena ada informasi yang diketahui dan ada informasi yang harus diklarifikasi baik oleh hakim atau pun jaksa penuntut umum, atau pun oleh pihak pengacara terdakwa. Itulah pentingnya kehadiran saksi,” jelasnya.

“Dan dalam konstruksi kasus KTP elektronik ini kita sudah sampaikan sejak awal ada sejumlah pihak yang diduga bersama melakukan korupsi. Konstruksi besar harus kita lakukan secara rinci,” tambah Febri.

Dalam kasus proyek e-KTP, Andi ditaksir merugikan negara sebesar 2,3 triliun. (YJ)

Komentar