Pemindahan Ibukota Israel ke Yerusalem Berdampak Konflik yang Berkepanjangan

19
Ari Bahari, Wasekjen Hubungan Internasional PB HMI

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) mengecam Donald Trump dan pemerintahan Amerika terkait diakuinya Yerusalem sebagai Ibukota Israel.

Wasekjen Hubungan Internasional PB HMI, Ari Bahari mengatakan, sikap Amerika yang secara sepihak dalam mengambil keputusan Yerusalem sebagai Ibukota Israel, akan membuat konflik di Timur Tengah.

sikap Amerika yang secara sepihak dalam mengambil keputusan Yerusalem sebagai Ibukota Israel, akan membuat konflik di Timur Tengah

“Sikap Donald Trump yang mengakui secara sepihak Yerusalem sebagai Ibukota Israel dan pemindahan Kedubes Amerika dari Tel Aviv ke Yerusalem akan menimbulkan gonjangan konflik kembali di timur tengah dan ini akan berdampak luas,” kata Ari Bahari saat diwawancarai.

Selain itu, Ari Bahari yang juga Alumni Universitas Trisakti, juga mendesak pemerintah Jokowi untuk melakukan langkah-langkah nyata dan kongkrit terkait Yerusalem.

“Ari mengecam keras keputusan sepihak oleh Amerika Serikat tersebut. Keputusan sepihak tersebut melanggar berbagai resolusi dewan keamanan PBB,” tegasnya.

Ia pun menjelaskan, dalam konstitusi Republik Indonesia, politik luar negeri Indonesia adalah politik yang membebaskan bangsa-bangsa dari kolonialisme.

“Ya, Indonesia harus turut andil dalam menghapus penjajahan di dunia. Karena penjajahan itu bertentangan dengan prinsip perikemanusiaan dan perikeadilan,” jelas Ari Bahari.

Ari Bahari berharap agar seluruh ummat di Indonesia bersatu dan berdoa untuk keselamatan rakyat Palestina. (YJ)

Komentar