Pemerintah Didesak Tuntaskan Kasus Tragedi Trisakti

2278
Ilustrasi

FOKUSUTAMA.COM – 18 tahun yang lalu, tepatnya 12 Mei 1998, telah terjadi peristiwa penembakan mahasiswa hingga mengakibatkan 4 mahasiswa Universitas Trisakti tewas secara mengenaskan. Tragedi berdarah ini telah menjadi catatan kelam bangsa yang belum dituntaskan.

Menanggapi hal ini, Barisan Muda PAN (BM PAN) meminta pemerintahan Jokowi-JK untuk mendorong penuntasan kasus Tragedi Trisakti, Semanggi 1, dan Semanggi 2 diselesaikan melalui jalur hukum.

Hal ini disampaikan Wasekjen DPP BM PAN Atma Winata Nawawi dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi siang ini.

Sebagai organisasi yang lahir dari rahim reformasi, BM PAN merasa ikut bertanggungjawab dalam penuntasan kasus tragedi 1998. khususnya penembakan mahasiswa Universitas trisakti.

Atma berharap Presiden Jokowi dapat menindaklanjuti rekomendasi Komnas HAM untuk segera mengeluarkan Kepres Pengadilan HAM ADHOC Kasus TSS ini.

“Sudah 18 tahun kasus ini belum mendapat titik terang, ironi nya dalam setiap Pemilu issu Tragedi 1998 ini selalu di jadikan bahan kampanye hitam terhadap calon presiden tertentu.” ujar Atma Winata yang juga mantan Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti tahun 2008-2009.

Untuk itu mereka berharap, sebelum Pemilu 2019 kasus tersebut sudah dituntaskan melalui pengadilan HAM yang adil dan bermartabat, sehingga bangsa ini tidak terbeban dengan dosa masa lalunya.

BM PAN sebagai sayap dari PAN siap mengawal kasus ini melalui Fraksi PAN yang ada di Komisi 3 DPR RI. (NE)

Komentar