Pemberdayaan UKM Kerja Sama ASEAN-Uni Eropa, Jadi Isu Utama yang Akan Dibahas dan Disepakati

204

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM – Pemberdayaan usaha kecil dan menengah (UKM) kini kembali menjadi salah satu isu utama yang akan dibahas dan disepakati pada konsultasi ke-15 antara para Menteri Ekonomi ASEAN (AEM) dan European Union (EU) Trade Commissioner. Sebelumnya, UKM juga menjadi salah satu isu utama yang dibahas pada pertemuan ke-23 AEM Retreat and Related Meetings.

“Dalam  konsultasi tersebut, AEM-EU Trade Commissioner menekankan pentingnya e-commerce untuk memperluas akses bagi UKM untuk dapat berpartisipasi secara aktif dalam kancah perdagangan global,” ungkap Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita usai menghadiri konsultasi ke-15 AEM-EU Trade Commissioner yang berlangsung di Manila, Filipina seperti dilansir laman resmi Kemendag, Jumat (10/3/2017).

Kesepakatan lain yang berhasil dicapai, lanjut Mendag, yaitu pembahasan langkah-langkah strategis menuju dimulainya kembali negosiasi ASEAN-EU Free Trade Agreement (FTA) yang sempat terhenti. Menurut Enggar, AEM-EU Trade Commissioner juga telah menugaskan Pejabat Ekonomi Senior (SEOM) untuk mengembangkan kerangka kerja
untuk dilaporkan pada sesi konsultasi berikutnya. “Kerangka kerja yang dikembangkan meliputi parameter masa depan ASEAN-EU FTA,” jelasnya.

Dalam konsultasi ini AEM-EU Trade Commissioner juga memperkenalkan sistem penanganan sengketa perdagangan secara multilateral karena dinilai lebih dapat mengakomodasi kepentingan pemerintah dan investor asing secara berkeadilan. Selain itu, AEM-EU Trade Comissioner juga menegaskan komitmennya untuk mencapai kesuksesan pelaksanaan

Konferensi Tingkat Menteri WTO ke-11 di Buenos Aires, Argentina pada bulan Desember 2017 mendatang. Konsultasi ke-15 diketuai Sekretaris Perdagangan dan Industri Republik Filipina Ramon  Lopez dan Komisioner Perdagangan Uni Eropa Cecilia Malmstrom.

Uni Eropa merupakan mitra dagang terbesar kedua ASEAN. Berdasarkan data  EU statistics Uni Eropa juga merupakan sumber terbesar investasi asing langsung (FDI)
yang mencapai EUR23,3 miliar. Dari sumber yang sama, perdagangan ASEAN-Uni Eropa di tahun 2016 tercatat sebesar EUR208 miliar. (NC)

SUMBERSindonews.com
BAGIKAN

Komentar