PB HMI Pertanyakan Kapasitas Saut Situmorang di KPK

1219
Ilustrasi

FOKUSUTAMA.COM – Pernyataan tak berdasar salah satu Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Saut Situmorang tentang mahasiswa, LK 1 HMI dan pejabat korup di salah satu stasiun televisi swasta tak pelak memancing reaksi keras dari keluarga besar HMI dan Korps Alumni HMI. Pasalnya, pernyataan blunder Saut dianggap telah mencederai harkat dan martabat keluarga besar HMI.

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) HMI Mulyadi P Tamsir bahkan menegaskan bahwa Saut Situmorang tidak berhak sama sekali mengklaim semua alumni HMI yang menjadi pejabat melakukan tindak pidana korupsi. Perntaan Saut Situmorang dinilai sangat tendensius terhadap HMI.

“Untuk itu kami mengecam keras pernyataan tersebut, dan kami menganggap bahwa pernyataan tersebut tidak pantas disampaikan oleh  seorang pimpinan KPK. Untuk itu kami meminta dewan penasihat, Komite Etik KPK, dan Komisi III DPR untuk meninjau kembali kelayakan dan integritas Saut Situmorang  sebagai pimpinan KPK,” ujar Mulyadi melalui siaran persnya, Sabtu (7/5).

sejak didirikan pada tanggal 5 Februari 1947, HMI sudah menyatakan sikap untuk memegang teguh komitmen  keumatan dan kebangsaan

Ia bahkan menyarankan Saut untuk lebih banyak lagi belajar sejarah. Menurutnya, sejak didirikan pada tanggal 5 Februari 1947, HMI sudah menyatakan sikap untuk memegang teguh komitmen  keumatan dan kebangsaan. Lanjutnya, HMI selalu hadir pada setiap perjalanan bangsa Indonesia mulai dari mempertahankan kemerdakaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), melawan PKI, mengkritisi tumbuhnya orde baru, serta mengawal lahirnya reformasi.

Untuk itu, Ia pun berjanji akan segera melaporkan Saut Situmorang kepada pihak kepolisian atas ucapannya yang bernada menduh dan mencemarkan nama baik tersebut.

Badko ke Polda, dan cabang ke polresta/polres secara serentak pada hari Senin, 09 Mei 2016

“Atas nama PB HMI, kami  menginstruksikan pada seluruh Badko dan seluruh cabang se-Indonesia untuk melaporkan pernyataan Shony Saut Situmorang  kepada pihak kepolisian setempat. Badko ke Polda, dan cabang ke polresta/polres secara serentak pada hari Senin, 09 Mei 2016,” tandasnya.

Datangi KPK, HMI Jakarta Tuntut Permohonan Maaf Saut

Sementara itu, Sabtu (07/04/2016), tepatnya pukul 10 malam, ratusan kader HMI dari cabang se-Jakarta mendatangi gedung KPK di Jl. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, untuk memberikan peringatan awal kepada Saut Situmorang agar segera meminta maaf secara terbuka di depan publik melalui semua jaringan media yakni elektronik, cetak, bahkan online.

Seperti disampaikan oleh salah satu orator aksi demonstrasi. Saut hanya diberikan waktu hingga hari Senin, 9 April 2016. Jika tidak, maka mereka berjanji akan menduduki KPK, Pagi, Sore, hingga malam setiap harinya.

“Kami beri waktu hingga hari Senin. Jika tidak minta maaf, maka Saut akan lihat bagaimana perjuangan kader HMI mengepung KPK.” Ujar salah satu orator dengan lantang.

Suasana saat kader HMI se Jakarta menggruduk KPK
Suasana saat kader HMI se Jakarta menggruduk KPK

 

BAGIKAN

Komentar