PENGARUH PANDEMI COVID-19 TERHADAP AKTIVITAS BISNIS

327
Bagus Wahyu Trianto, S.Pd.
Bagus Wahyu Trianto, S.Pd. (Ketua Ikatan Alumni Teknik Elektro UNJ)

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM COVID-19 bukan hanya lagi dipandang sebagai pandemi (wabah), yang hanya dilihat dari unsur biologis serta klinis. Corona sekali lagi membuktikan kepada kita, bahwa setiap unsur akan mempengaruhi unsur lainnya.

Bisnis sebagai instrumen kehidupan manusia juga tengah mengalami apa yang disebut oleh Harvard Bussines Review (HBR) sebagai “Global Disruption Global” (Disrupsi Global). Menurut HBR, disrupsi disebutkan sebagai berikut:

“Disruption” describes a process whereby a smaller company with fewer resources is able to successfully challenge established incumbent businesses. (“Disrupsi” menggambarkan suatu proses di mana perusahaan yang lebih kecil dengan sumber daya yang lebih sedikit dapat berhasil menantang bisnis lama yang sudah mapan.)”

Jauh sebelum COVID-19 merebak, isu start-up (perusahaan rintisan) ini sudah dari jauh hari menyatakan kesiapannya untuk bersaing dengan perusahaan “kelas kakap”. GO-JEK, sebagai salah satu perusahaan nasional yang bergerak dibidang transportasi, logistik, serta kebutuhan domestik lainnya mampu menjadi pesaing dengan meraup aset lebih dari 34 miliar Dolar Amerika (tahun 2019).

Kedepannya, zaman global saat ini ditantang untuk menghadapi serangkaian bentuk digitalisasi, sekaligus mengembangkan kreativitas guna menghadapi berbagai tantangan.  COVID-19 sebagai sebuah pandemik juga berakibat pada matinya retail (eceran) yang terlambat beradaptasi dengan percepatan pasar global. Karakteristik yang dapat melihat peluang harusnya bisa dijadikan sebagai penantang baru bagi perusahaan dengan aset, ekuitas, serta durasi yang telah lama bertahan.

Bagus Wahyu Trianto, S.Pd. (Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Teknik Elektro UNJ)

Komentar