Ojek Online Tuntut Payung Hukum Atas Profesinya

71

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM – Gerakan Aksi Roda Dua Negara Kesatuan Republik Indonesia (Garda NKRI)  menggelar aksinya di depan Gedung DPR RI, Senayan pada Senin (23/4). Aksi itu bertujuan untuk menyampaikan dan menuntut parlemen beserta Pemerintah RI agar segera menerbitkan peraturan perundangan sebagai payung hukum bagi kelangsungan dan pekerjaan ojek online.

Dalam rilisnya Garda NKRI mengatakan, perkembangan bisnis yang kerap menggunakan sarana tekhnologi sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Khususnya transportasi, dengan menggunakan sistem online sangat memudahkan mobilitas masyarakat di perkotaan.

Namun nyatanya, pekerjaan ojek online masih mengalami berbagai kendala. Salah satunya adalah terkait dengan tarif.

“Didalam melaksanakan pekerjaan ojek online, terdapat berbagai kendala yang terkait dengan tarif manusiawi, perlindungan dan eksistensi ojek sebagai sarana transportasi penumpang dan barang,” jelas Garda NKRI dalam rilisnya.

Selain itu, M Rahmat dalam orasinya mengatakan, ojek online harus mendapatkan perhatian dari pemerintah karena menjadi transportasi alternatif untuk memudahkan masyarakat dalam aktivitasnya.

“Pengakuan legal eksistensi, peranan dan fungsi ojek online sebagai bagian dari sistem transportasi nasional,” katanya.

Rahmat pun menambahkan, perlindungan hukum dan keadilan bagi ojek online sebagai bagian dari tenaga kerja Indonesia yang mandiri. (TYL)

BAGIKAN

Komentar