Muscab HIPMI, Anggota HIPMI Kota Tangerang Sebut Beberapa Kejanggalan

97

Tangerang,- Anggota Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Tangerang Indra sesalkan mekanisme semu pendaftaran pencalonan ketua umum BPC HIPMI Kota Tangerang Periode 2020-2023. Pasalnya, seperti sudah direncanakan sepihak agar tidak banyak yang daftar untuk pencalonan ketum BPC HIPMI Kota Tangerang. Tentu saja hal ini nantinya merusak citra baik HIPMI Kota. Karena pengumuman pendaftaran yang singkat dan terkesan hanya meloloskan satu calon saja.

“Pendaftaran yang dilakukan oleh panitia juga tidak melibatkan anggota HIPMI Kota Tangerang. Seharusnya pengumuman ada pada internal HIPMI Kota terlebih dahulu lalu melakukan publikasi secara masif di media cetak atau online,” kata Indra, dalam keterangannya yang diterima Fokusutama.com, pada Selasa (04/08/2020).

Ia mengungkapkan,  calon ketum BPC HIPMI Kota Tangerang yakni salah satu kerabat dari orang pejabat penting di Tangerang Kota. “Saya menduga ada saudara Abbas, kerabat dekat Walikota Tangerang Arief Wismansyah. Jadi wajar saja jika semuanya sudah dipersiapkan secara sepihak oleh oknum-oknum yang akan merusak organisasi HIPMI,” ungkap Indra.

Indra juga mengutarakan, proses pendaftaran calon ketum yang dimulai pada tanggal 25-27 Juli 2020 terkesan buru-buru. “Yang sangat memperihatinkan bahwa pendaftaran yang diumumkan hanya melalui media online terkesan terburu-buru yaitu hanya tiga hari,” terangnya.

Dalam hal mekanisme, Ia menjelaskan, mekanisme semu ini seakan-akan dibuat untuk mempermudah pencalonan perseorangan untuk menjadi ketum. Pasalnya, menurut informasi yang beredar baru satu calon yang mendaftar dan memang sudah by design.

“Lebih disesalkan itu yang mendaftar sebagai ketum bukan anggota HIPMI Kota Tangerang. Kalaupun sudah dianggap menjadi anggota tentunya itu sudah disetting oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tutupnya.

BAGIKAN

Komentar