FOKUSUTAMA.COM – H. Marwan Jafar, S.E., S.H., BBA, lahir di Pati, Jawa Tengah, 12 Maret 1971. Mungkin publik Indonesia baru mengenal secara mendalam sosk Marwan tatkala Pria berzodiac Pisces ini ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo untuk mengisi pos Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi pada Kabinet Kerja 2014-2019.Namun perlu diketahui, bagi publik Jawa Tengah, sosok Marwan bukanlah orang baru, melainkan seorang politisi senior yang telah lama berkiprah di kanca perpolitikan sebagai salah salah satu kader terbaik Partai Kebangkitan Bangsa.

Sebelum menjadi menteri, Marwan Jafar adalah seorang legislator ulung dari PKB Dapil Jawa Tengah. Sebagai anggota komisi IV  yang menangani Kementerian Pekerjaan Umum Indonesia, Kementerian Perumahan Rakyat Indonesia, Kementerian Perhubungan Indonesia dan Badan SAR Nasional, Ia dikenal vokal memperjuangkan produk-produk kebijakan yang bersinggungan langsung dengan kepentingan warga. Atas sikapnya itu, Ia kemudian diangkat menjadi sekretaris fraksi partai PKB di DPR RI, sebelum kemudian diangkat menjadi Ketua Fraksi PKB untuk periode 2009-2014.

Di samping bekerja di bidang hukum, pria lulusan UII Yogyakarta ini juga aktif dalam organisasi NU yaitu IPNU cabang Pati sejak tahun 1999 hingga kini dan sebagai Wakil Sekjen INKOPSIM NU Pusat pada tahun 1999 hingga 2004.

Sebelum namanya banyak dikenal khalayak ramai, Marwan merupakan seorang konsultan hukum yang bekerja di sebuah perusahaan advokat Rusdiono & Partners Law Firm sebagai Konsultan Hukum pada tahun 1999. Di samping bekerja di bidang hukum, pria lulusan UII Yogyakarta ini juga aktif dalam organisasi NU yaitu IPNU cabang Pati sejak tahun 1999 hingga kini dan sebagai Wakil Sekjen INKOPSIM NU Pusat pada tahun 1999 hingga 2004. Selain itu, Ia juga ernah menjadi Wakil Ketua Lembaga Perekonomian PBNU, serta Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sehingga dunia organisasi dan pengabdian masyarakat tentu bukanlah hal baru bagi suami dari Ari Haryati ini.

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, Ia bahkan sempat dicalonkan menjadi Gubernur Jawa Tengah tahun 2013 lalu

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, Ia bahkan sempat dicalonkan menjadi Gubernur Jawa Tengah tahun 2013 lalu. Dia dianggap sebagai sosok yang layak karena merupakan kader pesantren dan Nahdlatul Ulama yang penuh loyalitas.

Pada saat Presiden Joko Widodo bersama sang wakilnya Muhammad Jusuf Kalla berhasil memenangkan Pilpres 2014, nama Marwan Jafar Kemudian muncul dan didaulat untuk menjadi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK 2014-2019.

Dalam menjalankan tugas sebagai menteri, sepak terjangnya pun cukup fenomenal. Terbilang banyak prestasi yang telah dicapai diantaranya adalah telah terbentuknya 12.115 BUMDes sampai akhir tahun 2015; mengangkat 34.878 tenaga ahli dan pendamping desa untuk mengawal penggunaan Dana Desa’ membangun sarana prasarana permukiman desa, penunjang ekonomi desa, transportasi desa, elektrifikasi desa, dan telekomunikasi desa di 18 kabupaten; memberikan Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) penunjang akses layanan pendidikan dan kesehatan di 5.744 desa; serta peluncuran Indeks Desa Membangun (IDM) pada 19 Oktober 2015.

PENDIDIKAN

  1. SDN Dukuhseti 01 pati ,Jateng 1978-1984
  2. MTS Penguruan Islam Mathaliul falah Kajen Pati-Jateng 1984-1987
  3. MA Perguruan Islam Mathaliul Falah kajen Pati-Jateng 1987-1990
  4. S1 UII Yogyakarta Hukum 1991-1998
  5. S1 Gajayana Malang Ekonomi 1993-1998
  6. IMBI Yogyakarta Program BBA 1992-1995
  7. Universitas Kebangsaan Malaysia Program Pascasarjana hukum 2008-2012

ORGANISASI

  1. Ketua Bidang Kaderisasi Senat Mahasiswa Fakultas Hukum UII 1992-1993
  2. Redaktur majalah Keadilan fakultas Hukum UII 2002-2003
  3. Ketua Litbag forum komunikasi mahasiswa Yogyakarta
  4. Ketua Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia PMII UII 1993-1994
  5. Ketua Bidang Kaderisasi PMII PB PMII 1999-2000
  6. Wakil Bendahara LkiS yogyakarta 1996-1997

PEKERJAAN

  1. Anggota Komisi V Bidang Infrastruktur 2004-2007
  2. Anggota Badan Legislatif 2004-2006
  3. Wakil Ketua Komisi V Bidang Infrastruktur 2006-2007
  4. Anggota Komisi I Bidang Pertahanan 2007-2008
  5. Anggota Komisi III Bidang Hukum 2008-2009
  6. Anggota Badan Musyawarah 2008-2011
  7. Wakil Ketua Pansus RUU Pembangunan perdesaan 2009
  8. Wakil Sekertaris Ketua fraksi partai Kebangkitan Bangsa 2006-2007
  9. Anggota Panitia Anggaran 2008-2009
  10. Sekertaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa 2009-2014

KARIR POLITIK

  1. Koordinator pelatihan Lembaga Hukum dan Ham DPP PKB 1999-2002
  2. Koordinator Pelatihan Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Industri dan perdagangan 2002-2004
  3. Wakil Sekertaris Jendral DPP PKB 2004-2008
  4. Ketua DPP PKB 2008 Sekarang
  5. Ketua Dewan Pembina Gerakan Mahasiswa satu Bangsa GEMA SABA 2009-sekarang.

Komentar