Mapancas Tangsel Memperingati Hari Kemerdekaan di Monumen Lengkong

120

Tangerang Selatan,- Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Tangerang Selatan (Tangsel) mengunjungi Monumen Lengkong, Tangerang, pada Minggu (16/08/2020).

Ketua Umum DPD Mapancas Tangsel Muhammad Ali mengatakan, kunjungan ini untuk mengingat perjuangan para pahlawan yang telah memperjuangkan negara republik Indonesia. “Mengenang perjuangan pahlawan,” kata Muhammad, di Monumen Lengkong, Tangerang.

Ia menjelaskan, Monumen Lengkong adalah sebuah monumen yang dibangun pemerintah Kota Tangerang dan BSD pada 1993 untuk memperingati Peristiwa Lengkong yang terjadi setelah berakhirnya Perang Pasifik. Dalam peristiwa itu 3 orang Perwira dari Resimen IV Tentara Republik Indonesia serta 34 Taruna Akademi Militer Tangerang tewas terbunuh.

“Lokasi Monumen Lengkong ini letaknya agak tersembunyi di bagian depan kawasan Perumahan BSD, Tangerang, Banten,” terangnya.

Dalam perjalanannya, Muhammad menambahkan, catatan sejarah menyebutkan bahwa pada tanggal 25 Januari 1946, Mayor Daan Mogot memimpin puluhan Taruna Akademi Militer Tangerang, yang merupakan akademi militer pertama di Indonesia, untuk mendatangi markas Tentara Jepang di Desa Lengkong, dengan tujuan melucuti Tentara Jepang guna mendapatkan persenjataan.

“Perundingan dengan pihak Tentara Jepang yang saat itu dipimpin oleh Kapten Abe, dilakukan oleh Mayor Daan Mogot, Mayor Wibowo dan seorang Taruna Akademi Militer Tangerang,” kata Muhammad.

Muhammad mengatakan, awalnya perundingan berjalan lancar, namun tiba tiba terdengar letusan senjata dan rentetan mitraliur yang entah datang darimana berujung pada terjadinya pertempuran tak seimbang yang berakhir dengan tewasnya 34 taruna dan 3 perwira TRI (Tentara Republik Indonesia), yaitu Mayor Daan Mogot, Letnan Soebianto dan Letnan Soetopo. Sedangkan Mayor Wibowo dan lebih dari 20 Taruna lainnya ditawan oleh Tentara Jepang.

“Untuk mengenang peristiwa tersebut maka dibangunlah sebuah monumen oleh pemerintah Kota Tangerang yang bekerjasama dengan pengembang BSD,” tutup Muhammad.

Seperti diketahui, 17 Agustus 1945 adalah langkah awal negara Indonesia memproklamirkan kemerdekaan dari para penjajah, 75 tahun silam dengan para tokoh bangsa indonesia terlepas dari penjajahan secara fisik dan pada tahun 2020 Indonesia sudah tidak terbelenggu oleh negara lain, pemuda dan rakyat indonesi yang mempunyai semangat untuk memperjuangkan belenggu dari para penjajah. (ER)

BAGIKAN

Komentar