Mahasiswa Maluku Jakarta: KPK Segera Usut Kasus Korupsi Bandara Bobong

173

JAKARTA. FOKUSUTAMA.COM – Organisasi Mahasiswa Maluku Jakarta, Ahmad mengatakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus menindak tegas para pelaku korupsi dari daerah hingga ke pusat. Karena tindakan tersebut mampu menggrogoti bangsa Indonesia.

Dalam hal ini, Ahmad menjelaskan, KPK harus berani bersikap atas putusannya yang telah menetapkan Calon Gubernur Maluku Utara Ahmad Hidayat Mus dan Bupati Banggai Zainal Mus sebagai tersangka pembebasan Bandara Bobong dengan anggaran sebesar Rp 3.9 Milyar.

“Kejahatan luar bisa tersebut telah di lakukan oleh pejabat daerah di Provinsi Maluku Utara yang di mana KPK telah menetapkan Calon Gubernur Maluku Utara sebagai tersangka Ahmad Hidayat Mus dan Bupati aktif Zainal Mus. Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembebasan Bandara Bobong yang mengakibatkan negara mengalami kerugian sebesar Rp 3.9 Milyar. Namun sampai saat ini mereka masih berkeliaran bebas tanpa sentuhan hukum,” jelasnya.

Ahmad menegaskan, seandainya KPK tidak memproses hukum kepada Ahmad Hidayat Mus dan Zainal Mus, maka akan melakukan aksi kepada KPK dan lembaga-lembaga lainnya.

“Dalam Waktu Dekat akan melakukan aksi unjuk rasa. Adapun poin-poin yang nanti kami sampaikan di KPK, KPU dan Mendagri,” ujarnya.

Selain KPK, Ahmad pun akan mendatangi KPU dan Kemendagri terkait persoalan kasus korupsi yang terjadi.

“Meminta Kepada KPU RI untuk Mendiskualifikasi Ahmad dari Calon Gubernur Maluku Utara pada Pilkada Serentak Nanti,” katanya.

“Mendesak Menteri Dalam Negeri Untuk secepatnya menonaktifkan Bupati Banggai Zainal Mus karena sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus tindak pidana Korupsi,” pungkas Ahmad. (NC)

Komentar