Komisi VII: Selain Menguasai Energi, Calon Menteri ESDM Harus Mengerti Politik dan Ekonomi

730

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM – Sejak Presiden Jokowi memberhentikan secara hormat menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Archandra Tahar pada 15 Agustus 2015 yang lalu, terhitung sudah hampir tiga bulan kursi orang nomor satu di Kementerian ESDM diduduki oleh seorang pejabat PLT. Hal ini kemudian memunculkan berbagai polemik dan pertanyaan publik, perihal mengapa Presiden Jokowi tidak langsung menunjuk menteri ESDM baru dan lebih memilih menunjuk PLT, Luhut Binsar Panjaitan yang juga merangkap Menko Maritim.

“Hampir tiga bulan kursi nomor satu di Kementerian ESDM diduduki oleh seorang pejabat PLT”

Namun, belakangan mulai beredar kabar Presiden Jokowi sudah menetapkan pilihannya dan akan segera menunjuk menteri ESDM secara definitif. Ada pun ke dua orang kandidatnya adalah ahli energi lulusan UGM, Adrian Nengkoda dan pemilik enam hak paten di bidang energi, Archandra Tahar yang juga mungkin diangkat kembali.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi VII DPR RI, Tjatur Sapto Edy mengaku sangat mengapresiasi keputusan presiden apabila memang benar akan melantik Menteri ESDM yang baru. Karena menurutnya, sektor ESDM adalah sektor yang sangat vital yang sangat menentukan jalannya roda perekonomian suatu negara.

“Iya karena sektor ESDM, selain penghasil devisa bagi negara, juga merupakan prime over roda perekonomian suatu negara.” Jelas, Tjatur saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (04/10/2016).

“Terlebih lagi saat ini sedang intensif dibahas rancangan APBN 2017 yang tentu membutuhkan kehadiran Menteri ESDM yang definitif.” Lanjutnya.

Terkait nama-nama yang beredar akan menduduki jabatan Menteri ESDM, Tjatur mengungkapkan keduanya adalah orang yang berkualitas dan berkompeten untuk memimpin Kementerian ESDM.

“Mereka sangat profesional, Pak Archandra adalah ahli offshore yang memiliki banyak paten di luar negeri, sedangkan Pak Ardian juga tak kalah hebat, Ia adalah senior engineering di Aramco yang juga telah mendapat banyak penghargaan” terang Tjatur.

Hanya saja, anggota DPR dari Fraksi PAN berharap, siapa pun nantinya yang akan dipilih Presiden Jokowi sebagai Menteri ESDM dapat berkerja dengan maksimal dengan semua tekanan yang ada. Karena menurutnya, hampir semua keputusan di bidang energi adalah keputusan politik.

“Untuk itu, selain menguasai teknis dan semua seluk beluk tentang energi secara mendalam, Menteri ESDM hendaknya menguasai seluk beluk politik dan ekonomi” tegasnya. (NE)

BAGIKAN

Komentar