Kasus Teror Ulama, Gatot Nurmantyo Meminta Semua Pihak Jaga Ulama

159

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM – Gatot Nurmantyo yang juga sebagai mantan panglima TNI ini menanggapi serta ikut bicara terhadap teror yang ditujukan kepada para sejumlah pemuka agama baru-baru ini.

Kemudian, tokoh yang disebut-sebut layak menjadi presiden pada tahun 2019 ini juga memberikan himbauan kepada semua pihak agar memerangi hoax yang terjadi dimedia sosial dengan kebaikan dan kata-kata santun. Jangan sampai umat islam dapat diadudomba dengan orang islam lainnya seperti yang terjadi di syria sekarang.

“terkait dengan beberapa kejadian yang menimpa beberapa pemuka agama akhir-akhir ini, saya mengHimbau agar umat Islam, TNI dan Polri bersama-sama menjaga para ulama dan ustadz”

“Jangan terpancing oleh situasi. Marilah kita kubur semua perbedaaan di antara kita. Mari kita bersama-sama menjaga ulama dan menyatukan hati untuk Indonesia,” katan Gatot.

Menurutnya, para ulama sangat berperan aktif dalam kemerdekaan Indonesia. Peran ulama seperti KH Hasyim Asyari, dan Jenderal Sudirman yang juga sebagai ustadz dan salah satu tokoh yang sangat religius, serta guru mengaji tidak dapat dibantah sedikit pun dalam keterlibatannya memperjuangkan kemerdekaan.

“Saya menjadi panglima TNI karena bimbingan para ulama. Saya mengucapkan terima kasih atas nama seluruh prajurit TNI kepada para ulama yang telah menjaga keamanan dari zaman pra kemerdekaan, serta membangun umat Islam yang rahmatin lil allamin hingga kini,” ujarnya.

Selanjutnya, beberapa hari yang lalu juga terjadi aksi penganiayaan yang berujung tewas terhadap ulama di Jawa Barat. Ada dua ulama yang dianiaya oleh pelaku berbeda, dan diduga oleh aparat berwenang bahwa pelaku tersebut mengalami gangguan jiwa. Dua ulama yang menjadi korban ini adalah pengasuh pondok pesantren Al Hidayah, KH Umar Basri, dan Komandan Brigade Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) ustadz Prawoto.

Tidak hanya itu, teror juga merembah ke daerah Jawa Timur (Jatim). Di Tuban, sebuah mesjid dirusak oleh orang luar kampung setempat dan salah satu pelakunya diidentifikasi mengalami gangguan jiwa. Lebih lanjut dilamongan, seseorang menyerang tokoh agama, KH Hakam Mubarok dan pelakunya teridentifikasi gila.

Terakhir, Gatot Nurmantyo berpesan dan meminta agar TNI-Polri bersama-sama menjaga para ulama serta ustadz.

“terkait dengan beberapa kejadian yang menimpa beberapa pemuka agama akhir-akhir ini, saya menghimbau agar umat Islam, TNI dan Polri bersama-sama menjaga para ulama dan ustadz,” Katanya, melalui keterangan tertulis, kamis (22/02). (TYL)

BAGIKAN

Komentar