HMI Komisariat Esa Unggul Menanggapi Pernyataan Aliansi Bem Jakarta

159

Jakarta,- Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Universitas Esa Unggul Cabang Jakarta Raya mengatakan bahwa pernyataan yang mengatasnamakan Aliansi BEM Jakarta dinilai tidak memiliki dasar hukum dan juga tidak mempunyai rasa kepedulian kepada tenaga medis.

Ketua Umum HMI Komisariat Esa Unggul, Faiz Azhar mengatakan sebagai bagian mahasiswa esa unggul tentunya merasa kecewa tentang hal ini. Kami juga menyayangkan perihal statement oleh saudari Ginka “kalau lockdown total, masyarakat akan makin susah. Bagaimana nanti mereka mencari makan. Siapa yang mau bertanggung jawab terhadap kehidupan keluarga mereka?”.

Padahal hal tersebut sudah jelas ada di UU No 6 Tahun 2018 tentang kekarantinaan.

“Tindakan yang yang dilakukan oleh oknum mengatas namakan Aliasnsi BEM Jakarta merusak citra BEM dan seluruh Mahasiswa di Jakarta. Hal ini menyakitkan bagi petugas medis yang sedang berjuang.” Jelasnya, Senin (6/4).

“Salah satu perwakilan yang mengklaim atas nama BEM UEU, kami sangat keberatan. Saudari GG saat ini statusnya bukan lagi mahasiswa dan sudah menjadi Alumni, sehingga tidak ada lagi hak bagi dia perihal tersebut. Ini tentunya merusak reputasi mahasiswa Esa Unggul lainnya di masyarakat.” lanjutnya.

Berangkat dari apa yang disampaikan, maka dirinya mengatakan perlu adanya perhatian dari pihak berwajib dalam hal ini, maka dari itu sebagai Mahasiswa Universitas Esa Unggul meminta pihak kampus dan BEM Universitas untuk segera bersama sama menyelesaikan hal ini.

Hal ini sudah membuat nama kampus menjadi buruk dan mengecewakan banyak mahasiswa.

BAGIKAN

Komentar