Harapan Pengusaha Terhadap Pimpinan OJK

70
Wimboh Santoso

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM – Wimboh Santoso terpilih sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Wimboh mengisi posisi yang sebelumnya ditinggalkan Muliaman D Hadad dan akan memimpin OJK sampai tahun 2022.

Terpilihnya Ketua OJK yang baru, kalangan pengusaha pun menaruh harapan kepadanya. Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Tutum Rahanta mengatakan, pimpinan OJK diharapkan dapat menjalankan seluruh sistem administrasi keuangan dengan baik.

“Harapannya pasti seluruh administrasi sistem keuangan kita ini harus lebih baik. Sesuai kaidah-kaidah internasional,” ujar Tutum, seperti dilansir Okezone.com.

Selain itu, pimpinan OJK diharapkan mampu memperhatikan keterbukaan informasi nasabah perbankan. Keterbukaan jaminan data dari nasabah pun perlu serta koordinasi harus dilakukan secara intensif.

“Saat ini kan kita keterkaitannya sudah keterbukaan. Ini kan nantinya akan dilaksanakan yang Bu Menkeu sampaikan. Ini kita harus dukung karena itu tujuannya untuk sistem keterbukaan itu. Tapi ini kan menyangkut kerahasiaan kan. Nah ini kita ingatkan saja, yang namanya rahasia kan dijalankan mesin dan orang. Bukan hanya mesin saja, tapi juga orang,” jelas Tutum.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan telah memutuskan batas minimum nilai saldo rekening keuangan yang wajib dilaporkan lembaga keuangan secara otomatis kepada Direktorat Jenderal Pajak dari semula Rp 200 Juta menjadi Rp 1 Miliar. Kebijakan itu menjadi perhatian bagi kalangan pengusaha, terkait pelaksaan dalam jangka panjang.

“Dari Rp 200 Juta menjadi Rp 1 Miliar itu ada baiknya. Tapi apakah itu akan menjadi angka absolut sampai kapan pun saya kira itu perlu ditinjau. Sekarang kita sah saja kita dukung tapi segala sesuatu harus dijalankan secara umum dan baik,” jelasnya.

Sebab itu, antara OJK dengan Kementerian Keuangan harus mampu koordinasi dengan baik. “Dia ada bagian di situ. Bagian dari koordinasi kemenkeu dan saling (berkoordinasi) lah. Jadi masing-masing lini (berkoordinasi),” tutupnya. (NC)

Komentar