Gerindra Tak Ambil Pusing Munculnya Potensi Poros Ketiga

291
Prabowo Subianto

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM – Indonesia akan menjumpai pesta demokrasi terbesar yaitu pilpres dan pileg pada tahun 2019 mendatang, akan tetapi aroma persaingan siapa yang akan menduduki kursi Presiden Republik Indonesia semakin memanas belakangan ini.

Beberapa waktu lalu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan melalui Ketua Umumnya, Ibu Megawati telah mendeklarasikan untuk mengusung kembali Ir. Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia.

“MUZANI: Berapa pun porosnya kami menghargai. Kami hanya peduli pak Prabowo maju menjadi calon presiden, dengan koalisi kecil atau besar”

Selain itu, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani menyatakan bahwa partainya tetap akan fokus terhadap pencalonan Ketua Umum Partai Gerindra yakni Bapak Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden. Ia pun tidak mempersoalkan dengan munculnya poros ketiga di Pilpres 2019.

“Berapa pun porosnya kami menghargai. Kami hanya peduli pak Prabowo maju menjadi calon presiden, dengan koalisi kecil atau besar,” kata Muzani di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (7/3).

Muzani mengatakan, saat ini Gerindra sedang melakukan komunikasi ke semua partai untuk mengusung Prabowo sebagai capres. Partai Demokrat, katanya, berpeluang membuka untuk adanya poros baru.

Untuk kemungkinan maju sebagai capres, Muzani menjelaskan bahwasannya Prabowo telah memenuhi syarat ambang batas pencalonan presiden presidential threshold (PT) sebesar 20 persen.

“Untuk maju pak Prabowo harus didukung 112 kursi atau 20 persen, Insyaallah jumlah itu sudah tercapai,” jelasnya.

Jika dikalkulasikan jumlah kursi di parlemen, Gerindra memiliki 73, dengan itu Gerindra jika berkoalisi dengan PKS yang memiliki kursi sebanyak 40. Maka jumlah kursi yang dimilikinya 113, dan Prabowo telah mengantongi 20,17 persen.

Selain Muzani, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menambahkan, dengan munculnya poros ketiga, pihaknya sama sekali tidak memusingkan. Gerindra tetap fokus untuk memenangkan Prabowo.

“Tiga calon juga buat nanti putaran keduanya juga berat dan kami memang siap mau head to head kami sudah siap,” jelasnya.

Dasco menyampaikan, deklarasi pencalonan Prabowo sebagai capres tinggal menunggu waktu.

“Kami yakin bahwa nanti pak Prabowo akan melakukan deklarasi,” kata Dasco.

Potensi peluang poros baru sebelumnya digaungkan Partai Demokrat dan PAN. Demokrat yang memiliki 61 kursi di DPR tengah menjajaki Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai figur alternatif di Pilpres 2019.

Sementara itu PAN yang memiliki 48 kursi mengisyaratkan tidak akan mendukung Jokowi kembali. PAN membuka peluang menjajaki sosok Ketua Umum Zulkfili Hasan. Begitu pula dengan PKB yang sudah memiliki 47 kursi tengah menyodorkan sosok Muhaimin Iskandar sebagai bakal calon wakil presiden. (RR)

Komentar