Gema Desa dan AMI Ajak Artis Ngamen Untuk Korban Banjir Sulawesi Tengah

391

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM – Generasi Muda Peduli Desa (Gema Desa), Anak Muda Indonesia dan sejumlah artis tanah air menggelar aksi simpatik penggalangan dana untuk korban  banjir disertai tanah longsor dan gempa di Sulawesi Tengah. Penggalangan dana yang dilakukan dengan cara ngamen keliling tersebut digelar di areal lapangan parkir Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Selaku inisiator kegiatan ini,  Staf Khusus Menteri Desa PDTT, Risharyudi Triwibowo menjelaskan bahwa aksi simpatik penggalangan dana untuk korban banjir Sulawesi Tengah ini adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap sesama.

“Ini adalah wujud emapti kita. Meskipun Jakarta dan Sulawesi Tengah cukup jauh. Tapi rasa persaudaraan kita tidak boleh terkendala jarak. Dengan kata lain, apa yang menimpa saudara-saudara kita di Buol, Tojo Unauna, Poso dan Tolitoli, sudah tentu juga dirasakan oleh kita semua, tak terkecuali artis-artis Ibukota” Ujar pria Asli Sulawesi Tengah yang akrab disapa Bowo Timumun tersebut.

Hal ini pun diiyakan oleh Ketua Umum Gema Desa, Niko Efriza. Ia mengakui jika aksi kemanusiaan yang digagas oleh Bowo Timumun ini sangat disambut antusias oleh banyak pihak. Sehingga mereka yang bergerak dilapangan pun sama sekali tidak kesulitan untuk mengumpulkan relawan.

“Alhamdulillah semua dimudahkan. Anak muda, mahasiswa, pegawai Kementerian Desa, hingga para artis semuanya mau terlibat.” Jelas Niko

Adapun artis-artis yang ikut terlibat dalam aksi penggalangan dana kali ini diantaranya Keisha Alvaro, Evelyn, Izhy, Herman Seventeen, penyanyi dangdut Indah Sari, model dan host Barbie Nouva, Kiki The Potters, serta penyanyi senior yang kini aktif sebagai Anggota DPR RI Krisna Mukti.

Dilaporkan Bowo Timumun, selama dua hari berlangsung sejak tanggal 13 hingga 14 Juni 2017, aksi simpatik penggalangan dana untuk korban banjir, tanah longsor dan gempa Sulawesi Tengah berhasil mengumpulkan uang sebanyak Rp 141.297.000. 100 Juta sumbangan Menteri Desa PDTT, Eko Putro Sandjojo, sedangkan 41 juta adalah hasil ngamen keliling yang dilakukan oleh relawan Gema Desa dan para artis.

Ia pun berharap, uang yang berhasil dikumpulkan dari aksi dalang dana tersebut dapat sedikit meringankan beban dan rasa sedih para korban banjir di Sulawesi Tengah.

“Jumlahnya memang tidak terlalu besar, tetapi semoga itu dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di Buol, Tolitoli, Poso dan Tojo Ununa”

Selanjutnya, Bowo Timumun memastikan bahwa keseluruhan hasil sumbangan akan diserahkan dalam bentuk bantuan kebutuhan sehari-hari ke sejumlah wilayah yang terdampak banjir, langsung pada hari Minggu (18/06/17).

“Uang tersebut akan kita belanjakan sesuai kebutuhan dilapangan. Belanja barangnya tentu tidak di Jakarta, melainkan di sekitar wilayah yang terdampak banjir itu juga. Dengan tujuan supaya dapat turut berkontribusi menghidupkan geliat ekonomi di sana (Sulawesi Tengah)”

Sementara itu, saat ditanyai awak media, Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo menegaskan bahwa dirinya sangat mengapresiasi da mendukung aksi kemanusiaan penggalangan dana untuk korban banjir Sulawesi Tengah tersebut.

“Saya kira inisiatif yang baik seperti ini harus dipresiasi, harus didukung dan difasilitasi. Banyak saudara kita yang hari ini terkena musibah dan sangat memerlukan perhatian kita” Ujar Menteri Eko disela-sela acara pasar murah ramdhan Kementerian Desa PDTT (14/06/17). (NE)

Komentar