Dianggap Nyeleneh Soal Model Rambut, Pasha: Saya Tetap Ikuti Aturan

259
Gaya Rambut Pasha dikritik

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM – Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said (Pasha) beberapa waktu lalu menjadi sorotan terkait model rambutnya yang dianggap tidak sopan saat tampil dalam acara Tompi dan Glenn.

Pasha menilai, bahwa dirinya tidak bermaksud nyeleneh dengan model rambutnya.

“Terima kasih atas perhatian saudara-saudaraku, rekan-rekan, masyarakat di seluruh Indonesia terkait rambut saya yang terlihat dan dianggap “nyeleneh”, serta kurang tepat sebagai kepala daerah dalam acara Tompi dan Glenn. Prinsipnya, saya sangat menerima masukan dan kritik yang ditujukan kepada saya,” jelasnya.

“tujuan mengikat rambut pada acara itu agar terlihat rapih dan tidak bermaksud memberikan kesan yang nyeleneh”

Selanjutnya, Pasha mengatakan dalam aturan daerah ada dua hal yang mengikat sebagai pelaksana daerah yakni aturan dan etika.

“Namun tanpa bermaksud membela diri atau melakukan pembenaran secara subjektif, perlu saya informasikan bahwa yang mengikat saya dalam pelaksanaan daerah ada dua hal: (1) aturan (2) etika. Secara aturan, tidak ada poin-poin tertentu yang mengatur tentang bagaimana tatanan rambut seorang kepala daerah. Secara etika, saya tidak merasa melanggar etika karena saya merasa tampil dengan rapi. Walaupun memang kondisinya rambut saya ikat, itu pun tujuannya agar terlihat rapi karena rambut saya agak sedikit panjang,” ungkap Pasha.

Ia pun menjelaskan, tujuan mengikat rambut pada acara itu agar terlihat rapih dan tidak bermaksud memberikan kesan yang nyeleneh.

“Sekali lagi tidak ada maksud untuk memberikan kesan kurang sopan dan nyeleneh. Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya yang sudah memberikan komentar. InsyaAllah saya jadi pribadi lebih baik lagi… Salam hormat, Sigit Purnomo Said/Pasha – Wakil Wali Kota Palu,” pungkas Pasha. (NC)

Komentar