BPJS Launching Komunitas Peduli Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

1009
Foto Original

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Jakarta Jakarta Cilincing terus menegaskan komitmennya untuk menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam upaya memberikan perlindungan bagi para tenaga kerja khusunya di wilayah administrasi Jakarta Utara.

Hal ini diwujudkan dengan membentuk Komunitas Peduli Jaminan Sosial Ketenagakerjaan serta merekrut Kader penggerak di wilayah Jakarta Utara yang akan menjadi motor penggerak utama agenda sosialisasi semua hal terkait BPJS Ketenagakerjaan.

Sebagaimana disampaikan oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta cilincing, Deny Yusyulian saat dimintai keterangan usai acara Launching Komunitas Peduli Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kantor Walikota Jakarta Utara (22/10/2016). Kegaiatan Launching komunitas tersebut adalah bukti keseriusan BPJS Ketenagakerjaan untuk terus memberikan perlindungan kepada tenaga kerja di wilayah administrasi Jakarta Utara.

“Selain membantu mereka agar aman dan tidak was-was saat berkerja, komunitas ini juga akan membantu proses sosialisasi. Untuk datang langsung mengajak masyarakat agar bergabung dnegan BPJS kan tidak mudah, dan belum tentu masyarakat mau mendengarkan kami. Namun jika teman dan lingkungan mereka yang menjelaskan dan memberi testimoni, maka saya yakin akan lebih komunikatif.”

Kegaiatan Launching komunitas tersebut adalah bukti keseriusan BPJS Ketenagakerjaan untuk terus memberikan perlindungan kepada tenaga kerja”

Adapun Komunitas yang baru saja di-launching adalah komunitas supir angkot dari Yayasan Wahana Kalpika Jakarta Utara, Komunitas ojek online dari para biker Grab Bike, komunitas wirausaha Rusunawa Marunda, serta komunitas PAUD dan PGTK se Jakarta Utara.

FOTO: ORI

Sedikit mengenai kewajiban harus anggota komunitas bayarkan serta perlindungan apa yang akan didapatkan, Deny menyebutkan bahwa mereka yang terdiri dari para tenaga kerja non upah ini akan mendapatkan sangat banyak manfaat dengan hanya membayar kewajiban sebsar Rp 16.800.

Bagaimana tidak? hanya dengan uang bulanan sebesar itu, anggota komunitas akan mendapatkan perlindungan kecelakaan berupa biaya berobat tidak terbatas (dicover 100%), uang pertanggungan kematian sebsar 24 Juta rupiah, uang sebesar 48 juta rupiah jika meninggal akibat kecelakaan, serta sebesar 56 juta rupiah apabila cacat total.

“Ada pula jamina hari tua, namun kewajiban bulanannya berbeda, sedikit lebih tinggi.” Tambah Deny.

Sementara itu, Walikota Jakarta Pusat, yang dalam acara itu diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian, Wawan, menyampaikan bahwa pihaknya akan mendukung penuh niat baiki BPJS tersebut. Ia pun meminta semua anggota komunitas untuk mengajak teman, keluarga, dan anggota keluarga mereka yang lain, agar semakin banyak yang dapat dilindungi oleh BPJS.

“Sebarkan pesan ini, ajak yang lain, kader yang ada harus aktif”, Ujar Wawan dalam sambutannya. (NE)

BAGIKAN

Komentar