BI Terbitkan Uang Baru, Ini Nama-Nama Pahlawan Yang Dipilih

3266
Ilustrasi

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM – Siap-siap, otoritas penerbit uang tanah air, Bank Indonesia, akan segera meluncurkan beberapa seri uang rupiah baru. Hak ini dilakukan sebagai tindak lanjut Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 2016 tentang penetapan gambar pahlawan nasional sebagai gambar utama pada bagian depan uang kertas dan Logam di Indonesia.

“Dengan adanya Keppres tersebut, maka sebagian pahlawan tetap akan menghiasi uang rupiah kertas maupun logam tanah air. Dan sebagian lagi akan diganti dengan wajah-wajah baru.”

Sebagaimana disampaikan Direktur Departemen Komunikasi BI, Arbonas Hutabarat, tujuh pecahan uang rupiah kertas dan empat pecahan uang logam akan masuk dalam rencana penerbitan kali ini.

“Penetapan gambar pahlawan nasional tersebut dilakukan berdasarkan koordinasi Bank Indonesia dengan Pemerintah yaitu Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial, Sekretaris Kabinet, Kementerian Hukum dan HAM, termasuk dalam pengurusan persetujuan penggunaan gambar pahlawan nasional oleh ahli waris,” ujar Arbonas yang dirilis laman Setkab.go.id hari ini.

Berikut adalah rincian uang dan pahlawan yang akan menjadi gambar utamanya.

Uang Kertas:

  1. Pecahan Rp100 ribu bergambar Pahlawan Nasional Dr. (H.C.) Ir. Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta
  2. Pecahan Rp50 ribu bergambar Pahlawan Nasional Ir. H. Djuanda Kartawidjaja
  3. Pecahan Rp20 ribu bergambar Pahlawan Nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi
  4. Pecahan Rp10 ribu berambar Pahlawan Nasional Frans Kaisiepo
  5. Pecahan Rp5 ribu bergambar Pahlawan Nasional Dr. K.H. Idham Chalid
  6. Pecahan Rp2.000 bergambar Pahlawan Nasional Mohammad Hoesni Thamrin
  7. Pecahan Rp1.000 bergambar Pahlawan Nasional Tjut Meutia

Uang Logam

  1. Pecahan Rp1.000 bergambar Pahlawan Nasional Mr. I Gusti Ketut Pudja
  2. Pecahan Rp500 bergambar Pahlawan Nasional Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang.
  3. Pecahan Rp200 bergambar Pahlawan Nasional Dr. Tjiptomangunkusumo
  4. Pecahan Rp100 bergambar Pahlawan Nasional Prof. Dr. Ir. Herman Johanes

Sedangkan untuk mempermudah identifikasi ciri keaslian uang Rupiah oleh masyarakat serta mempersulit upaya pemalsuan uang, Bank Indonesia juga akan melakukan penguatan unsur pengaman pada uang Rupiah baru tersebut.

“Apabila uang Rupiah kertas dan logam tersebut telah dikeluarkan dan diedarkan pada waktunya, uang Rupiah kertas dan logam yang masih beredar saat ini masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah (legal tender) di wilayah NKRI sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran,” jelas Arbonas. (NE)

 

Komentar