FOKUSUTAMA.COM – Bentrokan warga terjadi pada Selasa sore (2/2) WIB di Desa Sukadana Udik, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten Lampung Utara. Sebanyak 25 unit rumah warga hangus terbakar akibat penyerangan tersebut.

Penyerangan itu merupakan buntut dari ditemukannya jasad seorang bocah kelas VI SD. Jasad bocah bernama Muhammad Jaya (13) ditemukan di pinggir aliran sungai di kebun tebu milik PTPN 7 Bungamayang dengan kondisi terbungkus dalam karung plastik. Kuat dugaan, Jaya merupakan korban pembunuhan. Pasalnya, terdapat tanda bekas pukulan di tubuh korban. Saat ditemukan, Jaya masih mengenakan seragam sekolah.

Massa yang melakukan penyerangan mencurigai Jaya dibunuh oleh warga desa yang saat ini menjadi korban penyerangan. “Penyerangan terjadi karena isu berkembang, yang membunuh Muhammad Jaya ada desa itu (desa yang diserang),” ujar Kabid Humas Polda Lampung, AKBP Sulistianingsih.

Beliau menambahkan bahwa beberapa orang yang diduga sebagai provokator terjadinya kerusuhan telah diamankan. “Kami telah menangkap empat orang yang diduga menjadi provokator kejadian tersebut. Penanganan masih tahap selidik sehingga empat orang ini masih akan diproses, kalau memang terbukti sebagai provokator baru akan kami tetapkan sebagai tersangka,” begitu tambahnya.

Sementara warga yang menjadi korban penyerangan, saat ini sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman. Posko-posko pun telah didirikan guna menampung warga yang rumahnya rusak akibat dibakar massa. Sampai saat ini situasi dapat terkendali, sementara ini dilaporkan tidak ada korban jiwa akibat kerusuhan tersebut. (GAM)

Komentar