Bendera OPM Berkibar di Depan Istana, Badko HMI Jabodetabeka-Banten: Mencoreng Kedaulatan NKRI

146

Jakarta, Fokusutama.com – Bidang PTKP Badko HMI Jabodetabeka Banten menggelar diskusi permasalahan bangsa dengan Tema “Pengibaran Bendera OPM Di depan Istana, Siapa Yang Bertanggung Jawab; Kapolda atau Kapolri?”, di Asrama Mahasiswa Islam Sunan Giri, Rawamangun, Jakarta Timur (3/09/2019).

Diskusi yang digelar ini menyikapi permasalahan Pengibaran bendera bintang kejora (OPM) di depan istana RI beberapa waktu lalu.

R. Ridwan selaku Ketua Pelaksana diskusi tersebut dalam sambutannya menyampaikan, tindakan pengibaran bendera OPM itu mencoreng kedaulatan NKRI. “Diskusi ini kami selenggarakan karena kami melihat tindakan pengibaran bendera OPM yang mencoreng kedaulatan NKRI, dan Siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut, apakah Kapolri atau Kapolda?”, katanya.

Saat membuka acara diskusi, Ketua Umum Badko HMI Jabodetabeka – Banten Hendra Purwanto turut mengkritisi aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian yang bertugas mengamankan aksi unjuk rasa Papua yang dianggap tidak tegas dalam menghalau pengibaran bendera bintang kejora di depan istana.

“Pengibaran bendera bintang kejora di depan Istana RI jelas sudah mencoreng kedaulatan NKRI,” tegasnya.

Hendra juga mengatakan bahwa kepolisian yang bertugas untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa telah kecolongan dan tidak tegas dalam menangani berkibarnya bendera bintang kejora tersebut.

“Atas peristiwa tersebut, Presiden Jokowi harus melakukan tindakan tegas untuk mengganti Kapolri dan Kapolda harus mundur dari jabatannya”, kata Hendra.

Selain itu, Aktivis HAM Achmad Fanani Rosyidi salah satu narasumber dalam diskusi tersebut mengatakan, para elit bertanggung jawab atas kerusuhan yang terjadi. “Para elit politik harus bertanggung jawab atas terjadinya kerusuhan-kerusuhan mengatasnamakan rasisme belakangan ini,” jelasnya.

Ia juga menghimbau bahwa presiden RI Joko Widodo harus melakukan proses rekonsiliasi nasional dengan pihak-pihak terkait agar kondisi bangsa ini kembali kondusif.

Diskusi yang dipandu oleh Nofa Ksatria (Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia) menyimpulkan bahwa terjadinya kerusuhan yang terjadi belakangan ini dikarenakan para elit politik yang memiliki kepentingan menjelang pelantikan Presiden RI dan Wapres RI, selain itu Kepolisian RI juga tidak tegas dalam menindak para pengunjuk rasa beberapa waktu lalu sehingga bendera bintang kejora dapat berkibar bebas di depan istana. (EAK)

Komentar