Aubade Hari Pendidikan Nasional 2017: Kolaborasi Orkestra “Percik” Bersama Para Juara Paduan Suara

758
Percik

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM – Ada sesuatu yang berbeda dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2017 lalu. Sajian aubade lagu-lagu nasional dan cinta tanah air persembahan dari Orkestra Perguruan “Cikini” bersama Paduan Suara SMA Negeri 39, SMA Negeri 49 dan SMA Negeri 3 menjadi penutup seluruh rangkaian upacara dengan inspektur upacara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Bapak Muhadjir Effendy. Tepat pukul 08.00 rangkaian upacara dimulai dengan defile peserta upacara yang terdiri dari karyawan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI serta perwakilan pelajar dan mahasiswa ditutup dengan doa khusyuk dari seluruh peserta upacara. Acara berlanjut dengan persembahan aubade yang membawakan lagu lagu Wajib Belajar dilanjutkan dengan penampilan 5 lagu berturut-turut, Jasamu Guru (Jauhari), Bendera (Eross Candra) yang diarransmen oleh M Dhany Iskandar serta Pesan Buat Kaum Belia (Gombloh), Say Selamat Masineger (Lagu Tapanuli) dan Syukur (H. Mutahar), ketiganya diarransmen oleh Hari Poerwanto.

PercikPenampilan 50 anggota orkes yang berkolaborasi dengan 100 anggota tim paduan suara tersebut sangat layak mendapatkan apresiasi. Para pemain orkes yang sebagiannya anak-anak masih kecil begitu gesit dan tangkas dalam membawakan lagu-lagu cepat dan bersemangat, sementara untuk  lagu-lagu bertempo lambat aliran nada-nada mengalun dengan jernih dan ekspresif. Para musisi anak-anak dan remaja ini adalah para siswa SMK Musik dan Lembaga Pendidikan Musik Perguruan “Cikini” dengan conductor Fandi Prinandadhita. Mereka berlatih dengan tekun dan disiplin di bawah arahan Bapak Hari Poerwanto, praktisi pendidikan musik yang telah membina Orkes Percik sejak 1989. Aubade yang berlangsung dengan meriah ini juga menghadirkan atmosfer baru dalam acara Peringatan Hari Pendidikan Nasional. Selain pemusik berusia muda, lagu-lagu yang dihadirkan pun tidak selalu lagu wajib, namun juga menghadirkan lagu-lagu pop bertemakan cinta tanah air, di antaranya adalah Pesan Buat Kaum Belia dan juga Bendera yang dipopulerkan oleh Group Band Coklat.

FOTO3

Tak kalah menariknya adalah kehadiran SMA N 39, SMA N 49 dan SMA N 3 Jakarta, ketiganya adalah para juara lomba paduan suara antar SLTA se DKI Jakarta. Kualitas suara bulat, kuat menggelegar menjadikan setiap lagu terbawakan dengan antusias, megah dan menawan. Berlatih tekun di bawah bimbingan Ibu Emiliana Indriastuti dan Bapak Agus Kurnia Wibowo, tidak terlampau sulit bagi para siswa untuk menguasai 6 (enam) lagu, lengkap dengan ekspresi serta koreografinya hanya dalam waktu beberapa hari saja. Penampilan menjadi lebih menarik dengan kehadiran solis Safira Alya Yusuf, siswa SMA 49 yang membawakan lagu Jasamu Guru serta Fauzan Nur Rahman, siswa SMA 39 dengan lagu Bendera.

Satu hal yang menarik dari aubade tersebut adalah kemampuan para anggota orkes maupun paduan suara dalam penguasaan repertoire yang baik meski persiapan acara ini hanya sekitar 2 (dua) minggu saja. Tentu ini tidak terlepas dari peran Direktorat Kesenian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memfasilitasi serta mengakomodir segala kebutuhan serta persiapan pentas yang diperlukan. Tak kalah antusiasnya adalah Direktur Kesenian Kemendikbud, Bapak Dr Restu Gunawan, M. Hum yang menyambut hangat seraya menyemangati para peserta aubade sejenak sebelum acara dimulai. (ET)

BAGIKAN

Komentar