Anak Rantau Mengabdi Untuk Negeri

1354

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM– Setiap orang mempunyai cara masing-masing untuk mencintai negeri yang memliki deretan pulau-pulau, yakni Indonesia. Fetrimen Zubir adalah anak rantau yang  terlahir di Koto Berapak, wilayah terisolir di pesisir selatan, Sumatera Barat. Dari tempat lahirnya yang begitu terisolir dari pusat ibu kota, tetapi tidak surut semangatnya namun sebaliknya, semangatnya seperti ombak yang terus beralun-alun beriringan, gigih serta pantang menyerah untuk memperbaiki negeri ini di bidang pendidikan dan pelindungan anak adalah nafas hidupnya. Melalui wawancara di kantornya yang berada di Jalan Warung Jati Barat, Blok Darul Muslimin No.17, mengungkapkan bahwa “Kita terlahir sekali, untuk itu bermanfaatlah”.

Motto hidup tersebutlah yang menjadi energi untuk komitmen dalam memperbaiki negeri ini. Dalam sepak terjangnya, beliau sangat aktif dalam dunia pendidikan dan perlindungan anak. Ini catatan kecil pengabdian beliau ketika diwawancarai oleh Fokusutama.com di sela-sela kesibukkannya mengajar perkulihan di Universitas Muhammadiyah Prof.DR.Hamka, Kamis (1/12/2016).

-Melakukan pendampingan terhadap anak korban banjir di Tirtajaya, Karawang

-Pembinaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak jalanan di Jakarta Timur

-Memberikan pembinaan terhadap anak-anak pinggiran tentang bahaya kekerasan seksulitas

-Memberikan pemahaman ibu-ibu pengajian tentang pentingnya melindungi anak dalam pergaulan

-Bersama Ormas GEBU Minang melakukan bimbingan peningkatan kualitas pedidikan anak

-Bekerjasama dengan organisasi kepemudaan di daerah bencana untuk meningkatkan mental anak korban bencana

-Berkerjasama LSF melakukan sosialisasi pentingnya sensor mandiri untuk melindungi anak dari budaya kekerasan

-Bekerjasama dengan organisasi kemahasiswaan melakukan pendampingan pendidikan anak terlantar di daerah pinggiran Kota Jakarta.

(AF.Red)

BAGIKAN

Komentar