Alumni 212: Proses Sukmawati Atau Kami Turun Dengan Massa Lebih Banyak

43

JAKARTA, FOKUSUTAMA.COM – Puisi yang dialunkan oleh Sukmawati Soekarnoputri menuai kecaman. salah satunya dari Alumni 212. Slamet Maarif selaku Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 menegaskan akan menurunkan massa aksi lebih besar, seandainya Sukmawati tidak ditindaklanjuti sesuai hukum oleh pihak kepolisian.

“puisi yang berjudul ‘Ibu Indonesia’ yang dibacakan oleh Sukmawati telah menghina Islam”

Slamet menerangkan, puisi yang berjudul ‘Ibu Indonesia’ yang dibacakan oleh Sukmawati telah menghina Islam. Sebab itu, mereka mendesak pihak kepolisian agar diproses secara hukum.

“Kami ingatkan, kalau sampai pihak Kepolisian memperlakukan hal yang sama kepada Bu Sukmawati seperti kasus Ahok (Basuki Tjahaja Purnama), maka kemungkinan besar apa yang terjadi di negara yang kita cintai, di Jakarta akan terulang kembali,” kata Slamet di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (6/4).

Slamet pun menjelaskan, dalam suatu gerakan besar seperti halnya kasus penodaan agama yang pernah menyeret Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke penjara dilakukan karena tidak adanya keadilan.

Dalam kasus yang sedang dihadapi Sukmawati, Slamet berharap gerakan besar tidak terjadi bila tuntutan mereka dipenuhi.

“Agar negara dan Ibu Kota kondusif, aman, maka satu-satunya jalan adalah tegakkan keadilan, hukum harus dijalankan,” jelasnya. (YJ)

Komentar