Ada yang Bocor

306

Jakarta,- REFLEKSI AKHIR TAHUN 2019 BOCORNYA SOAL PSIKOTES SESPIM POLRI TA 2019 Reformasi Birokrasi Polri terus mengalami pembaharuan baik dari sisi paradigma maupun dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan keamanan kepada masyarakat dalam mewujudkan kepemerintahan yang baik (good governance) dengan tujuan untuk memangkas birokrasi dan meningkatkan profesionalisme Polri serta mengedepankan tindakan yang dapat menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Keamanan dalam negeri merupakan syarat utama mendukung terwujudnya masyarakat madani yang adil, makmur dan beradab berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Untuk mencapai kesejahteraan rakyat diperlukan adanya/terciptanya keamanan dan ketertiban serta kepastian hukum oleh masyarakat. Arah dan strategi sistem pendidikan Kepolisian Negara Republik Indonesia disusun berdasarkan dan mempertimbangkan beberapa peraturan yang terkait dengan penyelenggaraan Pendidikan Pembentukan Bintara POLRI oleh SPN pada sistem Pendidikan POLRI yaitu: 1. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, pada penjelasan Pasal 32 ayat (1) disebutkan bahwa: Pembinaan kemampuan profesi anggota POLRI dilaksanakan melalui pembinaan etika profesi dan pengembangan pengetahuan serta 12 pengalaman penugasan secara berjenjang, berlanjut, dan terpadu. Peningkatan dan pengembangan pengetahuan dapat dilaksanakan melalui pendidikan dan latihan baik di dalam maupun di luar POLRI, di lembaga pendidikan di dalam atau di luar negeri, serta berbagai bentuk pelatihan lainnya sepanjang untuk meningkatkan profesional. Sedangkan pengalaman maksudnya adalah meliputi jenjang penugasan yang diarahkan untuk memantapkan Sespim Merupakan jenjang Pendidikan Lanjutan Di Dalam Tubuh Institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pada Pendidikan Sespim inilah Para Perwira Menengah Terpilih POLRI akan dididik dan Ditempa, guna dipersiapkan Menjadi Pimpinan Wilayah setingkat Kabupaten /Kota lebih tepatnya menjadi Kapolres. Proses Seleksi Sespim POLRI yang merupakan Tanggung jawab SDM Mabes Polri harus Dilakukan Secara Bersih Dan Transparan. Namun Sungguh sangat Ironis Ketika Belum lama ini Tersiar kabar Terkait adanya kebocoran Soal Ujian Psikotes Sespim yang menyeret Dua Orang PNS dilingkungan Mabes POLRI menjadi Tersangka. Langkah Tegas Kapolri Pada Saat itu Bapak Jendral Polisi Titto Karnavian yang membatalkan Hasil ujian Tersebut serta Mempidanakan dua Oknum PNS pelaku pembocoran Soal Psikologis Sespim, idealnya Harus Dibarengi dengan Sikap Tanggung Jawab Dari pimpinan AS SDM Mabes POLRI Irjen. Pol. Dr. Eko Indra Heri S., M.M seperti sikap Kesatria Mundur dari Jabatannya sebagai As SDM Mabes Polri Karena Diduga lalai dalam Melaksanakan Seleksi Sespim atas Dasar Bocornya Soal Psikotes Tersebut. Penegakan Hukum Tidak Boleh Berhenti Pada Pemidanaan Oknum PNS pelaku Pembocoran Soal Psikologis Sespim namun Penindakan Profesi Juga Dirasa Penting diberikan kepada Pejabat terkait Seleksi Sespim Tersebut Oleh Karena Itu Kami Masyarakat Yang tergabung Dalam JARINGAN INFORMASI RAKYAT (JARI RAKYAT) Mendesak 1. Meminta As SDM untuk Mundur Dari Jabatan Irjen. Pol. Dr. Eko Indra Heri S., M.M. sebagai Bentuk Tanggung jawab Jabatan atas terjadinya Kebocoran Soal Psikologis Ujian Sespim. 2. Meminta Propam Mabes Polri Untuk Melakukan Pemeriksaan terkait pelanggaran Profesi Serta Kelalaian Para Pejabat SDM POLRI dalam kasus Kebocoran Soal Ujian Sespim Mabes Polri yang dimana melibatkan oknum PNS 3. Seleksi Sespim 2020 Yang Akan dilaksanakan bulan Januari 2020 Harus Berjalan Jujur dan Tranparan Serta tidak Boleh Diwarnai Dengan Aksi-aksi Kecurangan dan Bebas Dari Tansaksional..!!! Kasus bocornya soal ujian psikologis sespim TA 2019 justru menjadi insiden yang sangat BURUK atas Kwalitas Sumber Daya Manusia SDM para calon perwira polri yang akan di tugaskan di berbagai daerah di indonesia,maka dengan itu Jaringan Informasi Rakyat di Singkat JARI RAKYAT akan melapokan pada awal bulan tahun 2020 kasus ini ke Komisi Kepolisian Nasional (kompolnas) sebagai wujud cinta kami terhadap kepolisian agar kasus bocornya soal sespim TA 2019 tidak terulang lagi,demikian pernyataan sikap ini kami sampaikan,atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih Jakarta 28 Desember 2019 JARINGAN INFORMASI RAKYAT [JARI RAKYAT] LAODE KAMALUDIN

BAGIKAN

Komentar