Penerima Beasiswa LPDP Tegaskan Komitmen “Bersatu Membangun Negeri”

1078
FOKUSUTAMA.COM

 

FOKUSUTAMA.COM – Gelaran rangkaian acara Persiapan Keberangkatan ( PK ), penerima Beasiswa LPDP ( Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan ) angkatan 53 resmi ditutup pada sabtu (23/1/2016) ditandai dengan kegiatan puncak bertajuk gempita bianglala khatulistiwa dan memiliki tema “ Bersatu Membangun Negeri “.

Para penerima beasiswa ini, mengajak seluruh segenap masyarakat Indonesia untuk turut ikut membangun bangsa dengan alasan apapun.“kegiatan hari ini adalah puncak penutupanya, dan temanya mengangkat makna bersatu membangun negeri. Maksudya, kami mengajak semua komponen bangsa yang akan terus dan terus kita bangun dengan alasan apapun”. tutur Indra Ariyanto, ketua pelaksana

Kegiatan persiapan keberangkan ( PK ) yang sudah dimulai sejak  senin (18/1/2016), ditutup dengan event yang fokus pada tiga bidang yakni : pertama, kesehatan, pendidikan dan kebudayaan. Talkshow & deklarasi ‘gerakan membangun negeri”, misalnya. Diskusi ini digelar untuk memberikan inspirasi dan memotivasi anak negeri agar dapat berkarya dan menjadi orang besar di masa depan untuk Indonesia lebih baik. Apalagi dunia teknologi saat ini sedang menjadi kunci keberhasilan di berbagai negara sehingga diangkat menjadi topik Talkshow.

“Pergeseran dunia marketing kearah digital menjadi satu hal yang semua orang sadari dan tren saat ini, media sosial juga berubah menjadi sebuah media power full sebagai corong atau penyampai aspirasi apappun. Contohnya, lihat saja negara India kemudian China sedang padat dengan teknologi bukan padat manusia dalam melakukan pekerjaaan –pekerjaaanya. dan kita akan mengarah ke sana”, Ujar Indra, Alumnus Universitas Indonesia.

Bukan hanya itu, momen “One on One Session” juga bisa dimanfaatkan oleh pengunjung untuk mendapatkan informasi tentang beasiswa LPDP, mulai dari Tips dan trik jitu, langkah – langkah yang harus ditempuh serta cara memilih perguruan tinggi yang tepat. Ia juga, menambahkan sesi simulasi tes bahasa Inggris atau IELTS Simulation tidak kalah ramai dengan “One on One Session” bahkan pesertanya membludag melebihi 50 kuota yang kita sediakan sebelum acara.

“ Iya betul, di sisi pendidikan kami juga mengadakan simulasi tes IELTS sebagai wujud peduli para penerima beasiswa untuk memberikan gambaran awal bagaimana seleksi tes bahasa inggris nantinya. Serta menjadi titik ukur kemampuan para pengunjung. karena saking sangat diminati, kuotanya pun membludag”. Kata Indra.

Bidang kesehatan yang digelar juga sangat bermanfaat langsung bagi warga sekitar museum bank mandiri. Dengan diadakanya serangkaian kegiatan sosial, yakni :  peduli kesehatan dan donor darah gratis ditambah first Aid Training. “Kami berharap semua masyarakat mampu menyelamatkan nyawa orang dalam menangi keadaan darut, karena pelatihan ini dibekali banyak hal tentang penanganan kesehatan. Dan bidang kesehatan berefek langsung kepada lingkungan” pungkasnya, sembari senyum.

(ay)

BAGIKAN

Komentar